9 Hari Terjebak di Lumpur Nepal, Dua Penyintas Masih Selamat!
Kisah penyelamatan dari musibah banjir bandang dahsyat di Nepal mengejutkan publik internasional.
Tim penyelamat gabungan berhasil mengevakuasi dua pekerja yang terjebak di dalam terowongan.
Kejadian ini berlokasi di area proyek infrastruktur di Distrik Rasuwa.
Banjir besar memutus akses masuk dan mengurung para pekerja di dalam kegelapan.
Harapan sempat memudar seiring berjalannya waktu. Keajaiban hadir ketika tim SAR menangkap sinyal kehidupan dari balik reruntuhan.
Dua pekerja yang berhasil dievakuasi langsung mendapat perawatan medis darurat.
Petugas medis memeriksa kondisi fisik keduanya setelah berhari-hari terisolasi.

Foto: REUTERS/Nepal Army
Tantangan Operasi SAR dan Penggunaan Bahan Peledak
Evakuasi berjalan sangat rumit akibat timbunan material yang tebal. Lumpur pekat serta bongkahan batu menutup total lorong utama terowongan.
- Sumbatan Raksasa: Material batu yang menutup jalur penyelamatan berukuran lebih besar dari mobil.
- Penggunaan Bahan Peledak: Tim SAR terpaksa meledakkan batu-batu besar demi membuka celah masuk.
- Metode Pemantauan Suara: Petugas menggali secara hati-hati sambil mendengarkan respons suara dari dalam.
- Peralatan Tambahan: Operasi didukung oleh penggunaan helikopter serta alat berat di area permukaan.
"Kami tahu mereka berada di depan, tetapi kami tidak tahu persis di mana. Jadi kami harus mulai menggali ke arah yang benar. Dan kami menyimak apakah bisa mendengar seseorang," ujar salah satu anggota tim penyelamat saat menggambarkan rumitnya proses pencarian.
Kondisi Kesehatan Penyintas Saat Diselamatkan
Evaluasi medis awal langsung dilakukan sesaat setelah korban ditarik keluar dari reruntuhan. Kondisi fisik kedua penyintas menunjukkan tingkat ketahanan tubuh yang luar biasa.
| Nama Korban | Peran / Pekerjaan | Kondisi Fisik Saat Dievakuasi |
|---|---|---|
| Sanjay Sah | Pekerja Ruang Kendali Mekanik | "Parameter vital normal, cedera tergolong tidak kritis" |
| Maharjan | Pekerja Proyek | Mengalami keterbatasan gerak pada tangan dan kaki |
"Namanya Sanjay Sah dan dia bekerja di ruang kendali mekanik. Parameter vitalnya tampak normal," terang pejabat militer setempat mengenai kondisi salah satu korban selamat.
Petugas medis memasang masker oksigen guna menjaga kestabilan pernapasan korban. Proses evakuasi lanjutan dilakukan menuju fasilitas kesehatan terdekat.
Dampak Luas Bencana Banjir Bandang Nepal
Bencana banjir bandang ini melanda wilayah perbatasan Nepal dan Tibet dengan dampak kerusakan yang sangat parah. Tingginya curah hujan memicu gelombang lumpur masif.
Ratusan orang dilaporkan tewas serta hilang di sepanjang kawasan terdampak. Pemerintah setempat terus mengerahkan personel militer untuk mencari korban lain di zona bahaya.
Operasi pencarian masih terus berlangsung. Penemuan dua korban selamat ini memberikan semangat baru bagi tim pencari yang bekerja di lapangan.